Sabtu, 03 September 2016

puncak pertama Gunung Gede 2958MDPL

    Akhir bulan kebetulan juga weekend, tepat sekali sudah lama juga tidak bertamasya. Teman rumah mengajak berpetualang kebetulan sekali weekend ini saya memang rindu akannya. Kami membicarakan sudah sekitar seminggu yang lalu, tinggal menunggu waktu dan pergi. Bogor kebetulan sangat dekat dengan tempat kami tinggal yaitu tim saya Karon Outdoor, kami tinggal satu perumahan saling berdekatan satu sama lain terlebih hampir setiap malam kita berkumpul maka tercetuslah rencana kita bertamasya ke Gunung Gede Bogor yang berketinggian 2958 MDPL.

    Berangkat sore hari kita semua naik motor dengan mambawa Carrier, sekitar tiga jam dari cibubur untuk sampai ke Cibodas kabupaten Bogor basecamp pendakian pintu Cibodas. Bogor hampir setiap hari turun hujan, benar saja diperjalanan saya sempat terguyur hujan sedang beruntunglah sudah hampir sampai. Tim kami bersepuluh dan Dua orang diantaranya Wanita kebetulan saya mengajak Hanum pacar saya sendiri untuk mendaki. Sekitar jam Delapan malam kita semua sudah sampai walau tadi dijalan kita sempat terpisah karna macet.

    Sampai lalu rehat sejenak sambil menyipkan diri, juga pemanasan kebetulan memang kita ingin langsung mendaki malam itu juga. Semua sudah siap setelah berdoa bersama meminta keselamatan tim mulai berjalan, saya memimpin didepan dan sisanya mengikuti dan menjaga jarak. Setelah sampai dipintu pendakian Ranger pun memeriksa surat ijin mendaki kami tidak ada masalah kita semua di izinkan untuk melakukan pendakian. Berjalan perlahan mendaki malam memang perlu tenaga ekstra selain harus lebih awas karna gelap disini alat pendukung seperti Headlamp harus dipersiapkan untuk setiap orang yang mendaki. Kurang dari Enam puluh menit tim kami pun tiba di pos Satu, cuaca lumayan dingin baiknya memang jangan terlalu lama beristirahat karna akan membuat malas berjalan.

    Melanjutkan perjalanan saya masih didepan yang lain ikut bergegas, kita tidak boleh  terlalu jauh satu sama lain. Track gunung gede adalah bebatuan yang disusun, cukup jelas untuk ditapaki kita tinggal mengikuti arah kemana batu dan juga disepanjang jalur mulai banyak pos yang di bangun, Gunung Gede memang sudah komersil surat izin disini juga sudah lumayan mahal untuk para pendaki jadi menerut saya pribadi sudah pantas dengan fasilitas pos dan penunjuk arah gunung ini cukup menyengkan untuk dinaiki bersama teman-teman. Empat jam berjalan dan beberapa kali istirahat di Track berpapasan dengan pendaki lain malam itu sungguh tidak terasa akhirnya kami sampai di Kandang Batu camping Ground tempat pendaki mendirikan tenda, dilapak yang tidak terlalu luas ini kami dan tim beristirahat. Kandang Batu berada setelah kita melewati jalan Air Panas, konon tempat ini sedikit angker dan kerap terjadi hal yang tidak diinginkan namun menjaga lisan, pikiran dan etikalah yang bisa menjauhkan dari hal tersebut. Malam itu kita beristirahat.

location. Kandang Batu

    Selamat pagi, kicau burung dimana-mana tapi tak terlihat hanya terdengar merdu dan cuaca cukup mengagetkan ketika sleeping bag terlepas dari tubuh lalu keluar tenda. Disini kita memulai hari memasak dan meminum kopi. Alhamdulillah tim baik-baik saja tidak ada yang sakit semua terlihat menikmati tamasya ini. Setelah berkemas kita pun siap melanjutkan perjalanan, tidak lama berjalan kurang lebih Satu setengah jam kita pun tiba di Kandang Badak, tempat ini pun sama adalah lapak Camping Ground para pendaki. Istirahat sambil mengisi ulang air tak lama kemudian tim berbegas menuju puncak Gunung Gede, fisik di uji jalan yang berbatu dan tersusun kita sudah tidak lagi ada namun tapakan cukup jelas, banyak juga tanda simpul tali yang diikat kecil diranting sebagai penunjuk jalan.

taken by: Mangai

    Tim terpecah saya sudah tidak lagi didepan, kondisi fisik menentukan langkah kita berjalan sekarang, tidak perlu dipaksakan puncak tidak akan kemana-mana yang terpenting sekarang tetap berjalan dan tenang. Beberapa kali kabut turun menutup jalan, perut yang sudah mulai lapar kembali kami ingin cepat sampai puncak melihat kawah Gunung Gede dan Surya Kencana dari atasnya. Setelah melewati Tanjakan Setan, disini kekuatan tangan diperlukan untuk menjaga keseimbangan karna kita berpegangan tali lalu merangkak naik, jaga jarak dan hati-hati adalah kunci untuk melewati tanjakan ini.

    Setelah keluar dari hutan dan terlihat sebuah pundukan jalan kerikil kecil dengan tanda pagar dari tali sebagai pembatas kawah Gunung Gede terlihat sangat mengah jangan dibayangkan jika terjatuh tentunya kemungkinan hidup sungguh sangat kecil.

    Sesampainya dipuncak lalu melihat keindahannya terasa terbayar jerih payah keringat dan berubah menjadi es batu, semangat yang memanaskan didalam diri juga teman-teman yang menemani mendaki.

( Dilli - Bembem - Cutuy - Hanum - Ogay - Shinta - Cedut - Mangai - Ucop - Item )
( Hanum - Dilli )

Terimakasih

Follow Instagram: @dilliprasetyo @Karon_outdoor





Tidak ada komentar:

Posting Komentar