Kamis, 25 Desember 2014

Di dua ribu delapan ratus dua puluh satu meter

Rasanya hari sabtu kemarin 20 desember itu adalah hari sabtu yang terlalu buru – buru atau sabtu yang terlalu semangat. dalam hati sudah ada teriakan “gua udah siap, ayo jalan sekarang!!!” begitu gua mau nyusul teman gua yang udah sampe di garut sabtu pagi karna mereka start jumat malam. Seharusnya gua berangkat bareng jumat malam waktu itu karna ada urusan perkuliahan terpaksa gua harus nyusul sabtu pagi.

Garut kota dodol, kota tukang cukur, kota kambing domba tapi garut bukan punya itu doang, garut punya 3 gunung yang terkenal dijawa barat “Papandayan, Cikuray, Guntur” wacananya adalah MT. Cikuray yang berketinggian 2821mdpl. Cikuray menurut gua adalah gunung yang patut diperhitungkan, kenapa? Walaupun cikuray enggak terlalu tinggi cikuray punya medan track yang bikin engab napas dan betis sakit, terlebih cikuray gunung yang enggak ada mata air selama diperjalanan tracknya jadi para pendaki harus lebih memberatkan carrielnya dengan air ketimbang peralatan pribadinya.

Dari Jakarta jika kita ingin main ke garut dan menaiki cikuray, cara yang paling mudah adalah dengan menuju ke terminal kp. Rambutan dengan angkot masing – masing dari rumah kalian. Setibanya banyak pilihan bis ekonomi AC yang akan mengantarkan anda sampai ke terminal Guntur, harga bis relative mulai dari Rp.45.000,- s/d Rp.60.000,- harga bis tergantung lidah jago bersilat menawar ongkos kepada sang kenek. Sesampainya di terminal Guntur banyak yang menawarkan jasa ada berupa bak mobil atau angkot yang bersedia mengantarkan pendaki sampai ke kaki gunung pemancar dengan ongkos Rp.45.000,-.
Dengan membayar registrasi pendakian Rp.10.000,- gak pake ribet cuman tinggal mendaftarkan nama juga nomor telepon kita sudah bisa memulai start dari kaki gunung pemancar, cikuray mempunya 2 jalur via pemancar dan satu lagi via boyongbong.

Malam itu kondisi cuaca hujan pada pukul 06:30 WIB terpaksa harus menahan ego beberapa menit untuk menunggu sekiranya hujan mereda, gua tau resiko itu ada dan bahaya juga mengikuti disetiap langkah. Mulai menapaki jalan yang basah, licin dan kurang jelas derita mendaki malam hari yang hujan. Cikuray mempunya tujuh pos sampai di top puncak, dari pemancar tempat pendaki start pos satu dapat ditempuh sekitar dua puluh menit saja karna dekat pos satu berbentuk warung kecil tempat menjual makanan ringan dan minuman hangat, dipos satu pendaki melakukan registrasi ulang dan membayar uang seikhlasnya kepada penjaga pos. jarak tempuh pos satu memang sebentar tapi sehabis pos satu kita mendapatkan kejutan berupa “Tanjakan CIHUY” gua gak tau alesannya kenapa di namain tanjakan cihuy tapi klo kata gua emang bener cihuy tuh tanjakan sadis, dari pos satu menuju pos dua kira – kira memakan waktu sekitar empat puluh lima menit dan disulitkan oleh akar yang selalu melintang ditengah – tengah jalan. Pos dua menuju pos tiga waktu mulai semakin malam waktu itu sekitar pukul delapan setibanya di pos dua, menyemangati diri sendiri itu penting jika tidak kuat bisa – bisa hasrat ingin kembali turun ditengah perjalanan tanpa menyelesaikan puncak muncul. Pos dua ke pos tiga lumayan memakan waktu karna dari semua pos yang nanti bakal saya jelaskan adalah pos dua ke tiga yang memiliki jarak waktu cukup lama sekitar enam puluh menit jalan menanjak, dipos tiga mulai riuh suara tenda yang penghuninya sedang asik menikmati malam. Tiga menuju empat dan empat munuju lima untuk mempersingkat anda membaca tulisan ini, jarak waktunya hanya sekitar satu setengah jam untuk melampaui dua pos sekaligus, di pos lima ini tidak ada pendaki yang mendirikan tenda, mungkin karna memang lagi tidak ada tapi jika berminat silakan saja dan tidak dilarang untuk berkemah di pos lima. Semakin dekat dengan puncak udara yang disugukan alam semakin tak nyaman, pos enam banyak disebut pos atau puncak bayangan dari top puncak cikuray lumayan untuk menampung lima belas tenda karna tempat lumayan luas, dari pos lima menuju pos enam dapat memakan waktu sekitar Sembilan puluh menit jalan santai karna pendaki yang masih amatir seperti saya sudah banyak kehabisan tenaga diawal perjalanan. Pos tujuh dan stop vandalisme puncak cikuray bisa gas full dengan waktu dua puluh menit dan kira – kira menuju puncaknya sepuluh menit.

Puncaknya memang tidak terlalu besar tapi ketika berada diatas dan menunggu matahari terbit sambil memandangi di kiri itu pegunungan papandayan yang terasa dekat dan di kanannya terlihatnya gunung ciremai, sindoro dan sumbing menjadi bagian indah di 2821mdpl, citylight kota garut yang membius mata pada malam hari menggantikan bintang yang sedang tertutup awan selaksa mendungnya malam waktu itu.

kapan mau ke cikuray?


Rizky - Ogay - Dilli - Yusup - Okta

stop vandalisme MT.Cikuray 2821mdpl

view kota Garut dari atas puncak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar