Jumat, 24 Juli 2015

Pari Island

Fitri dipulau Pari

    Happy birthday my friends Rivo Setya Gerindra dan minal aidzin walfaizin buat temen-temen semuanya mohon maaf lahir dan batin. Seperti pada tahun tahun sebelumnya saya tidak pernah mudik karna memang orang asli betawi jadi sehabis lebaran yasudahlah menikmati kota Jakarta yang sepi. Ditempat yang setiap harinya kami berkumpul di Rusong Sport n Entertainment sebagian teman-teman memang tidak pulau kekampungnya lalu kita semua bersiatat untuk sepakat berliburan bersama kepulau saja.

    Pulau Pari atau Pari Island ini pertama kalinya saya kesini. Termasuk bagian dari kepulauan seribu pulau yang berpenduduk ini banyak memikat hati warga kota Jakarta untuk berlibur bersama teman maupun keluarga. Jika ingin ke Pulau Pari pertama kita harus menuju pelabuhan Muara Angke tempat penyebrangan menuju pulau ini, tarif penyebrangan hanya Rp. 40.000,- dan waktu yang ditempuh sekitar Dua jam berlayar dilautan lepas. Begitu sampai dipulau banyak home stay dengan berbagai fasilitasnya yang dibandrol mulai dari Rp. 500.000,- permalamnya. Namun jika keberatan dengan harga sewa home stay kalian juga bisa berkemah dipinggir pantai yang syahdu hanya dengan Rp. 10.000,- perorang kalian sudah bisa mendirikan tenda dan bermalam dipulau pari. 

Pulau yang cukup indah untuk pergi bertamasya dengan orang-orang tercinta.

"Pari Island Virgin Beach" photo by: Shita

"Camping Ground Karon Outdoor" photo by: Me

"Kapal besar penumpang Muara Angke - P. Pari" photo by: Me

"Sunset" photo by: Me

"Sunrise in frame Ryan Nigga" photo by: Me


Senin, 06 Juli 2015

Middle Mountain Munara

    Terletak dikota Bogor Kabupaten Rumpin, siapa sangka ada situs sejarah gunung Munara. 

"Situs Puncak Gunung Munara, awalnya memang hanya akrab/identik ditelinga para peziarah goa-goa, situs-situs dan semacamnya. Konon tempat ini memang sering kedatangan tamu saat hari-hari tertentu, baik sebagai tempat pemujaan maupun semedi dll."


    Tempat ini mulai laris manis dikunjungi pelancong, selain karna situs sejarahnya tempat ini juga merupakan tempat yang cukup ideal jika ingin mencoba hiking dengan membawa pasangan “wanita” karna gunung ini cukup cepat untuk mencapai puncaknya, hanya dengan waktu Satu setengah sampai Dua jam berjalan jika memulai tracking subuh hari kita bisa menyaksikan terbitnya matahari saat sampai dipuncaknya. Tidak sedikit juga yang berkemah di Munara, namun saran saya jika memang berniat untuk  berkemah datanglah lebih pagi, Munara tidak banyak mempunya lapak untuk mendirikan tenda siapa yang cepat dialah yang dapat.

parkiran motor & registrasi wisata
(photo by: Dilli)

(photo by: Yogi)

(photo by: Dilli)
Sunrise
(photo by: Dilli)


selamat mencoba, salam lestari.

Green Canyon Pangandaran

    Bulan suci terlewatkan kembali fitri tentu harapan. Hari raya kini tiba setelah itu libur datang. Kali ini wacana saya didengar yang lain setuju dengan opsi tambahan dari yang lain. Saya tau Green Canyon dari seorang teman dikampus, ceritanya seperti seru dengan tempat itu dan saya ingin mencobanya.

    Sehabis lebaran hari ke-tiga kita semua sepakat akhirnya kita berangkat. Perjalanan dimulai pukul setengah Enam pagi dan tiba pukul Tujuh malam, kita pergi berdelapan dengan 4 motor matic jepangan.

    Selamat pagi Pangandaran liburan baru akan dimulai. Pertama-tama mari mulai dengan bermain air dipantai Pangandaran.

photo by: pemilik kapal

    Tidak perlu lama untuk berada dipantai, selain kondisi dipantai yang sudah mulai membosankan terlebih ramai rencana untuk body rafting kita pun harus terealisasikan. Dengan perlengkapan keselamatan dan standarisasi rafting ayo kita telusuri sungai ini yang kurang lebih 10 km atau sekitar Empat jam berenang.
Metting Point
Inframe: Iqbal - Rio - Ariq - Yogi - Bryan - Rivo - Ryan - Dilli
photo by: Porter
Start Point
photo by: Porter
photo by: Porter
photo by: Porter
photo by: Porter


Serukan? Let's go!!! Visit Pangandara.